SEKILAS INFO
Selamat datang di website Graha Teknologi Sriwijaya - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan    Bangga Sumsel Bersih Sampah Menuju Sukses Asian Games 2018    Selamat Idul Fitri 1438 H / 2017 - Mohon Maaf Lahir & Batin - Taqobalallahu minna wa minkum

Masih membahas seputar Sumsel, kali ini kita ingin ajak kalian ke suatu tempat, dimana tempat tersebut merupakan tempat yang asikk baik untuk berlibur keluarga dan juga sangat mengedukasi. Penasaran dimana, mari simak hasil liputan Seputarsumsel.com berikut ini.

Mungkin sebagian besar masyarakat Palembang sendiri belum banyak yang tahu bahwa Palembang ternyata memiliki pusat pengetahuan dan teknologi selayaknya Taman Pintar di Yogyakarta dan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Science Center yang berada di kota Palembang tersebut ini bernama Graha Teknologi Sriwijaya. Tempat ini pun diresmikan pada 9 Desember 2004 yang lalu oleh Menteri Riset dan Teknologi yang pada saat itu dijabat oleh Ir Kadiman Kusmayanto PhD. Waahh sudah cukup lama juga yaah ternyata!!!

Dikatakan, Graha Teknologi Sriwijaya ini terletak di kawasan Jakabaring. Tidak jauh dari Stadion Bumi Sriwijaya. Graha Teknologi Sriwijaya ini tepat berada di belakang Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) atau tepat berada di samping gedung serba guna Dekranasda.

“Memang lokasi ini agak sulit dicapai jika tidak menggunakan kendaraan pribadi. Tapi jika ingin menggunakan kendaraan umum, pengunjung dapat menaiki TransMusi dengan jurusan Jakabaring. Biaya TransMusi sekitar Rp 4000 sampai Rp 5000,” ucap Kepala Graha Teknologi Sriwijaya, M Taufik saat dijumpai kru Seputarsumsel.com.

Lalu ketika sudah sampai Graha Teknologi Sriwijaya itu, kalian pasti bertanya ada apa aja sih di gedung ini?Wah, banyaaak guyss! Setidaknya ada lebih dari 160 alat peraga Sains yang dipamerkan di dalam gedung ini. Pengalaman kunjungan saya ke sini yaitu kita dapat meminta bantuan petugas untuk menjalankan alat peraga sambil diterangkan mengenai fungsinya. Misalnya saja keberadaan salah satu alat peraga yang diberi nama Harpa Tanpa Dawai .

Alat musik Harpa ini walaupun tidak memiliki dawai namun tetap dapat dimainkan. Ada sensor cahaya yang ketika terhalang anggota tubuh manusia, maka akan memunculkan sebuah suara. Ada juga ranjang paku yang ketika ditiduri tidak melukai manusia.

Apakah gedung ini sebatas memiliki alat peraga? Tentu tidak. Di sini juga terdapat sanggar kerja (terutama bagi anak-anak di bidang kerajinan tangan), ada ruangan besar yang sering digunakan sebagai ruang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)/seminar/workshop, bahkan pada PON 2004 yang lalu Science Center ini juga beralih fungsi menjadi Media Center.

Selain itu, beberapa perlombaan science juga diadakan di sini seperti kompetisi antar pelajar, guru dan sekolah. Lomba water rocket nasional dan juga lomba robotic.

Berapa yaah harga tiket masuk ke Graha Teknologi Srijaya Palembang? Sangat murah, cukup membayar Rp 1500 saja. Sedikit tips jika ingin mengunjungi Graha Teknologi Sriwijaya ini, anda harus berhati-hati terhadap alat peraga karena jika dimainkan secara sembarang maka potensi timbulnya kerusakan akan semakin tinggi loh, jadi mari kita jaga bersama ya.

Untuk itu, mintalah bantuan petugas untuk menyalakan alat peraga. Selain itu, lebih seru jika berkunjung ke sini ramai-ramai bersama teman-teman. Selain seru, pengunjung juga akan banyak mendapatkan ilmu dan informasi seputar teknologi.

Nah jadi tunggu apalagi, ajak keluarga, teman dan kerabat anda untuk berkunjung ke sini, terutama bagi adik-adik usia sekolah biar setelah balik dari sini mereka nantinya banyak mendapat ilmu pengetahuan yang lebih luas dan juga nantinya akan semakin pintar.

Sumber : https://seputarsumsel.com

Berwisata edukatif di Graha Teknologi Sriwijaya Jakabaring